Scroll untuk membaca artikel
Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:14 WIB

Gibran Dikomplain Warga Buntut Solo Safari Pasang Tarif: Tidak Worth It!

Dannu
Gibran Dikomplain Warga Buntut Solo Safari Pasang Tarif: Tidak Worth It!
Gibran Dikomplain Warga Buntut Solo Safari Pasang Tarif: Tidak Worth It! (Suara.com)

Selebtek.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat banyak komplain dari warga pengunjung Solo Safari. Warga kecewa dengan tarif yang dipasang pengelola taman wisata satwa kebanggaan ‘wong Solo’ itu karena dianggap tidak sesuai dengan biaya yang mereka keluarkan. 

“Akeh komplain iki, gak apa-apa.  Namanya tempat baru ada masa-masa habituasi, penyesuaian, kadang-kadang hewan masih malu-malu,” kata Gibran ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (1/2/2023), seperti dikutip Solopos.

Wali Kota Solo ini menuturkan, banyak pengunjung yang memberikan sejumlah permintaan untuk Solo Safari. Salah satunya menambah koleksi satwa karena dianggap terlalu sedikit. 

“Kemarin kami request binatang baru. Ya ditunggu wae,” jelasnya. 

Baca Juga:Nekat! Seleb TikTok Ini Nembak Betrand Peto di Depan Sarwendah, Istri Ruben Onsu Beri Reaksi Tak Terduga

Menurut Gibran, Pemkot Solo mengusahakan tambahan koleksi satwa Solo Safari sebelum libur Lebaran 2023.

Sebelumnya, Solo Safari yang pernah dikunjungi Presiden Jokowi sebelum resmi dibuka untuk umum mampu menarik wisatawan luar Kota Solo akhir pekan lalu. Namun banyak pengunjung yang kemudian komplain.

Salah satu pengunjung yang komplain adalah Puput Indrayatno. Ia mengajukan komplain melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS). Ketika itu, Puput berkunjung dengan keluarga sebanyak enam orang menghabiskan biaya Rp420.000 untuk tiket masuk.

Namun, Puput merasa kecele dengan fasilitas serta koleksi satwa Solo Safari. Total waktu tempuh menyelesaikan rute semua wahana sekitar 45 menit.

“Menurut saya tidak worth it Rp420.000 untuk enam orang,” ujarnya. 

Baca Juga:Polisi Dilarang Beristri Dua! Kompol D Malah Kegep Nikah Siri dengan Nur, Kompolnas Desak Proses Etik dan Pidana!

Salah satu pengunjung, Isti Nur Janah, 45, datang bersama 5 anggota keluarganya dari Semarang, Minggu (30/1/2023) siang. Dia mengatakan koleksi satwa sedikit kurang menjadi daya tarik.

“Harusnya ada masa sosialisasi, jangan pasang tarif dulu. Kalau penataan belum bagus bikin kecewa [Solo Safari harus ada perubahan atau penambahan satwa ketika mereka kembali berkunjung supaya tidak kecewa]” lanjutnya.

Selain koleksi satwa, Isti mengatakan memberikan saran supaya fasilitas toilet tidak berbayar. Dan tersedia armada antarjemput yang melayani pengunjung meskipun waktu hujan.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Ragam

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda