Kabareskrim Bantah Pengakuan Pengacara Bharada E: Jangan Ngoceh di Luar

Pengakuan Bharada E adalah berkat kegigihan penyidik dalam melakukan pemeriksaan

Meiko Chan
Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:04 WIB
Kabareskrim Bantah Pengakuan Pengacara Bharada E: Jangan Ngoceh di Luar
Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Selebtek.suara.com - Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto membantah pernyataan pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E terkait pengakuan yang dibuatnya soal kasus penembakan Brigadir J.

Menurut Komjen Agus, pengakuan Bharada E adalah berkat kegigihan penyidik dalam melakukan pemeriksaan.

“Bukan karena pengacara itu dia (Bharada E) mengaku, karena apa yang dilakukan oleh penyidik, apa yang dilakukan oleh tim khusus,” kata Komjen Agus usai konferensi pers pengungkapan kasus penembakan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022) malam.

Sebelumnya, pengacara Bharada E mengaku telah berhasil membuat ajudan Irjen Ferdy Sambo itu mengaku untuk mengungkap semua kejadian yang terjadi di tempat kejadian perkara (TKP) Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga:Tagar Empty Old Trafford Trending Jelang Laga Manchester United vs Liverpool

“Kepada penyidik bahwa dia (Bharada E) akhirnya menyampaikan secara detail tentang kejadian itu,” kata jenderal bintang tiga itu.

Menurut Komjen Agus, Bharada E didampingi oleh pengacara yang ditunjuk oleh pengacara keluarga Ferdy Sambo, yang pada akhirnya mengundurkan diri. 

Kemudian, karena akan ada penetapan status sebagai tersangka, maka pada saat pemeriksaan Bharada E harus didampingi oleh pengacara.

“Maka pada saat dilakukan pemeriksaan, Bharada E harus kami siapkan pengacaranya,” ujar Agus.

Menurut Agus tidak adil jika pengacara baru menyampaikan ke publik bahwa dirinya yang membuat Bharada E mengungkapkan semua peristiwa di TKP Duren Tiga.

Baca Juga:Hasil Timsus Polri yang Sudah Geledah 3 Lokasi Berkaitan Kasus Penembakan Brigadir J

Penyidik, ujar Agus, melakukan upaya pendekatan untuk membuat Bharada E mengungkapkan peristiwa yang sebenarnya terjadi, dengan cara mendatangkan kedua orangnya.

“Upaya ini dalam rangka membuat dia tergugah, bahwa ancaman (hukumannya) cukup berat, jadi jangan tanggung sendiri. Sehingga dia (Bharada E) secara sadar membuat pengakuan. Jadi jangan tiba-tiba orang ditunjuk sebagai pengacara untuk mendampingi pemeriksaan terus dia ngoceh di luar seolah-olah pekerjaan dia, itu kan enggak fair,” kata Agus.

Sebelumnya, Bharada E didampingi oleh pengacara Andreas Nihot Silitonga, namun pada Sabtu (6/8) pengacara tersebut menyatakan mundur. Kemudian, pengacara Bharada E digantikan oleh Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin.

Deolipa Yumara membuat pernyataan bahwa Bharada E diperintah oleh atasannya untuk membunuh Brigadir J.

Ada empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, yakni Bharada E, Bripka RR, Irjen Pol. Ferdy Sambo dan tersangka KM. Keempat tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati, atau paling lama 20 tahun.(*)

Sumber: Antara

Ragam

Terkini

Apakah kondisi Lesti Kejora saat ini sudah benar-benar pulih?

Entertainment | 20:48 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven memenuhi penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa atas kasus konten prank laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Entertainment | 19:52 WIB

serial drama tvN 'Little Women' telah dihapus dari Netflix untuk pemirsa di Vietnam, sebagai tanggapan atas permintaan otoritas negara tersebut

Entertainment | 19:44 WIB

Rencana Keisya Levronka berduet dengan Nabila Razali ahirnya terwujud.

Entertainment | 19:17 WIB

Rizky Billar membantah tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilayangkan oleh Lesti Kejora

Entertainment | 18:52 WIB

Berdasarkan hasil visum yang disampaikan polisi, terdapat empat bagian tubuh Lesti Kejora yang luka memar dan bengkak

Entertainment | 17:58 WIB

Warganet angkat bicara soal klaim Yusuf Mansur menjadi komisaris Grab.

Entertainment | 17:53 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa atas kasus konten prank laporan KDRT

Entertainment | 17:08 WIB

Belakangan terungkap bahwa adek Erfil ternyata masih memiliki hubungan darah dengan Rizky Billar

Entertainment | 16:45 WIB

Artis Kpop di Billboard Album Chart

Entertainment | 15:00 WIB

Idris juga mengingatkan dengan tegas lembaga ataupun perusahaan untuk selalu memperhatikan bangunan mereka agar tidak terjadi peristiwa serupa.

Metropolitan | 16:08 WIB

Kabar duka datang dari MTsN 19 Jakarta di bilangan CIlandak, Jakarta Selatan. Tiga siswa meninggal dunia akibat tertimpa tembok sekolah yang roboh karena tergerus air banjir.

Metropolitan | 15:25 WIB

Penanganan banjir menjadi salah satu pekerjaan berat yang belum selesai dikerjakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Metropolitan | 13:05 WIB

pemberitahuan tilang hanya dikirimkan melalui pesan SMS dari sistem tilang elektronik, tidak melalui pesan WhatsApp

Metropolitan | 11:12 WIB

Pengusahan asal Batam yang dikenal sebagai Haji Permata tewas ditembak saat diburu tim Bea Cukai atas dugaan penyelundupan rokok ilegal

Metropolitan | 08:58 WIB

Denise Chariesta beropini cara Nikita Mirzani agar tetap populer adalah dengan mengomentari permasalahan orang lain.

Gosip | 23:10 WIB

Hasil visum KDRT Lesti Kejora juga jadi berita pilihan hari ini.

Gosip | 22:36 WIB

Kendati begitu, Baim Wong belakangan sadar apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan.

Gosip | 21:27 WIB

Perempuan berusia 26 tahun itu menceritakan pengalamannya terjun di industri porno tersebut dan mengaku masih kerap merasa takut.

Gosip | 20:50 WIB

Di momen lamaran, Jess No Limit memberikan kalung pada Sisca Kohl.

Gosip | 20:31 WIB
Tampilkan lebih banyak