Pakar Hukum Pidana Sampaikan Rasa Optimis Legalisasi Ganja Medis Bisa Terealisasi

Pakar hukum pidana menyampaikan rasa optimis bahwa legalisasi ganja medis bisa terealisasi. Hal ini karena kebutuhan yang diminta masyarakat untuk tanaman ini.

Vicky Prasetyo
Kamis, 07 Juli 2022 | 14:17 WIB
Pakar Hukum Pidana Sampaikan Rasa Optimis Legalisasi Ganja Medis Bisa Terealisasi
Pakar Hukum Pidana Sampaikan Rasa Optimis Legalisasi Ganja Medis Bisa Terealisasi

Selebtekno.suara.com - Pakar hukum pidana Prof Hibnu Nugroho menyampaikan rasa optimisnya tentang wacana legalisasi ganja untuk medis akan terjadi di Indonesia

"Saya melihatnya optimistis karena hukum harus merespons kebutuhan masyarakat," kata Hibnu ketika dihubungi Antara di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Ia mengemukakan bahwa hukum hendaknya mampu mengikuti perkembangan zaman, menjawab perubahan zaman, serta mampu melayani masyarakat (lex progresif).

"Hukum harus progresif, ada untuk kepentingan manusia," kata Guru Besar Hukum Acara Pidana itu.

Baca Juga:Pangkalan LPG Terbakar, Disperindagkop Paser Pastikan Stok Tabung 3 Kg di Muara Komam Tetap Aman

Karena merupakan pengecualian, menurut dia, regulasi ganja untuk pengobatan harus memuat batasan yang jelas sehingga kekhawatiran akan penyalahgunaannya bisa mengantisipasinya.

"Ini dibutuhkan untuk kepentingan pengobatan, batas-batas sudah dikoordinasikan dengan tim medis," ujar Hibnu.

Diterangkan bahwa rumusan pidana harus dimaknai tegas tanpa ada analogi atau lex stricta. Regulasi, lanjut Hibnu, tidak bisa ditafsirkan sembarangan karena untuk obat-obatan berbahaya itu orang medis yang tahu.

Pakar hukum pidana dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto itu tak menyangkal ada kendala dalam proses legalisasi ganja untuk kepentingan medis.

Hibnu mengutarakan bahwa kelahiran suatu aturan berpotensi memunculkan oknum penyalahgunaan dari ketentuan kekhususan. Oleh karena itu, parameternya harus jelas.

Baca Juga:Minyak Makan Merah sebagai Alternatif Pencegahan Stunting

"Saya sepakat tetapi harus ada suatu kepastian yang bisa diberikan sehingga tafsirnya tidak terlalu luas, kemudian ada penyalahgunaan," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman menyebutkan bahwa Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Narkotika memasukkan ganja dalam golongan satu.

"Saya yakin pihak paramedis paham manfaat dari ganja. Akan tetapi, manfaat dan dampak perlu ditimbang-timbang apakah memang manfaat ganja lebih banyak daripada kurang banyak," kata Tubagus Erif Faturahman.

Apalagi, kata dia, Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai ganja di Indonesia berbeda dari luar negeri dan tingkat bahayanya lebih banyak.

"Pihak medis tahu ganja ada manfaatnya. mereka pikir kalau ada pengobatan konvensional, itu dahulu sehingga tidak perlu ganja," ujar Erif.

Erif mengakui peliknya upaya melegalkan ganja untuk keperluan pengobatan sehingga Pemerintah mengkaji kembali manfaat ganja untuk kepentingan medis.

Kali ini, lanjut dia, tidak hanya melibatkan Kementerian Kesehatan dan ahli medis, tetapi juga ahli tumbuh-tumbuhan dan sosiolog. "Tuntutan dari DPR akan dibuka lagi kajian, MUI mendukung kajian lebih dalam," kata Erif.

Sumber: Suara.com/Antara

Ragam

Terkini

Gus Samsudin kembali viral di media sosial. Namun kali ini bukan karena perseteruannya dengan Pesulap Merah.

Entertainment | 06:05 WIB

Tasyi Athasyia dikabarkan telah meng-unfollow Tasya Farasya dari Instagram pribadinya

Entertainment | 22:23 WIB

Wuling Air ev mengusung motor listrik berdaya maksimal 30 kW

Otomotif | 21:53 WIB

Pengunjung juga berkesempatan meraih benefit free merchandise hingga iPhone 13

Otomotif | 21:45 WIB

Andika Kangen Band menganggap bahwa pendidikan merupakan suatu hak yang penting, oleh karenanya ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.

Entertainment | 21:40 WIB

Saking tampannya, netizen menyebut wajah angga mirip dengan Kim Taehyung alias V BTS

Entertainment | 21:39 WIB

Erica Carlina dan Morgan Oey terlibat dalam satu proyek yang sama bertajuk "Srimulat: Hil yang Mustahil", keduanya diisukan cinlok.

Entertainment | 21:36 WIB

Ronny menyampaikan bahwa dirinya mendapat surat kuasa sejak Rabu

Ragam | 21:31 WIB

Menurutnya, para pemainnya mendapatkan tekanan besar dari para suporter Indonesia

Ragam | 21:25 WIB

Bintang Emon ikut mengomentari kasus Pesulap Merah yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh para dukun

Entertainment | 19:54 WIB

Nathalie Holscher menuai cibiran karena mendapat nafkah sebesar Rp25 juta perbulan dari Sule

Entertainment | 19:18 WIB

Pesulap Merah mengaku diundang ke beberapa acara di televisi untuk dipertemukan dengan Gus Samsudin

Entertainment | 18:56 WIB

Sule dan Nathalie Holscher resmi bercerai pada Rabu (10/8/2022) lalu

Entertainment | 18:51 WIB

Pedangdut Cita Citata kini tampil berhijab. Akan tetapi, kekasih Didi Mahardika tersebut keberatan apabila keputusannya memakai hijab disebut hijrah.

Entertainment | 16:12 WIB

Pesulap Merah mengatakan apa yang dilakukannya selama ini adalah untuk edukasi masyarakat

Entertainment | 16:08 WIB
Tampilkan lebih banyak