Kontroversi Holywings, Ini Fatwa MUI Terkait Minuman dan Makanan Beralkohol

Terkait minuman atau makanan beralkohol itu sendiri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa tentang sebanyak dua kali.

Timo Tim
Rabu, 29 Juni 2022 | 23:42 WIB
Kontroversi Holywings, Ini Fatwa MUI Terkait Minuman dan Makanan Beralkohol
NU.or.id

Selebtek.suara.com - Beberapa waktu lalu tempat hiburan malam Holywings membuat gempar jagat dunia maya setelah mempromosikan minuman keras gratis bagi orang yang bernama Muhammad atau Maria.

Terkait minuman atau makanan beralkohol itu sendiri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa tentang sebanyak dua kali.

Masing-masing tertuang dalam Fatwa MUI No. 11 tahun 2009 Tentang Hukum Alkohol dan Fatwa MUI No. 10 tahun 2018 Tentang Produk Makanan dan Minuman Yang Mengandung Alkohol/Etanol.

Kedua fatwa tersebut dimaksudkan sebagai pedoman bagi masyarakat dan juga para produsen minuman dan makanan berbahan atau berperantara alkohol.

Baca Juga:Jejaring Pabrik Mercedes-Benz Siap Produksi Mobil Listrik

Karena pada kenyataanya, di zaman sekarang ini, dalam kehidupan sehari-hari kita tidak dapat melepaskan diri dari alkohol.

Saat ini, alkohol banyak digunakan sebagai bahan baku, bahan tambahan, ataupun bahan penolong dalam pembuatan makanan, minuman, obat-obatan, dan kosmetika, alat kesehatan serta kepentingan lainnya.

Pedoman transaksi publik (muamalat) dari lembaga fatwa seperti MUI sangat penting mengingat hadis Nabi saw, bahwa terkait khamar, ada sepuluh hal yang dilaknat.

Dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah melaknat sepuluh orang yang berkenaan dengan khamr; Orang yang memeras, yang meminta diperaskan, peminum, pembawanya, yang dibawakan untuknya, penuangnya, penjual, yang memakan hasilnya, pembelinya dan yang minta dibelikan. (HR. Tirmidzi dan Abi Daud)

Dalam Fatwa MUI No. 10 tahun 2018 dijelaskan bahwa yang dimaksud khamar adalah setiap minuman yang memabukkan, baik dari anggur maupun yang lainnya, baik dimasak maupun tidak.

Baca Juga:VIVAN Hadir di PRJ, dengan Luncurkan Powerbank Berkapasitas Jumbo

Sementara alkohol adalah etil alkohol atau etanol, suatu senyawa kimia dengan rumus (C2H5OH).

Lebih lanjut fatwa di atas merinci ketentuan produk minuman dan makanan yang mengandung alkohol. Adapun ketentuan minuman yang beralkohol adalah sebagai berikut :

Pertama, produk minuman yang mengandung khamar hukumnya haram.

Kedua, produk minuman hasil fermentasi yang mengandung alkohol/etanol minimal 0.5 persen, hukumnya haram.

Ketiga, produk minuman hasil fermentasi yang mengandung alkohol/etanol kurang dari 0.5 persen hukumnya halal jika secara medis tidak membahayakan.

Keempat, produk minuman non fermentasi yang mengandung alkohol/etanol kurang dari 0.5 persen yang bukan berasal dari khamar hukumnya halal, apabila secara medis tidak membahayakan, seperti minuman ringan yang ditambahkan flavour yang mengandung alkohol/etanol.

Sementara itu, ketentuan produk makanan berbahan alkohol adalah sebagai berikut :

Pertama, produk makanan hasil fermentasi yang mengandung alkohol/etanol hukumnya halal, selama dalam prosesnya tidak menggunakan bahan haram dan apabila secara medis tidak membahayakan.

Kedua, produk makanan hasil fermentasi dengan penambahan alkohol/etanol non khamar hukumnya halal, selama dalam prosesnya tidak menggunakan bahan haram dan apabila secara medis tidak membahayakan.

Ketiga, Vinegar/cuka yang berasal dari khamr baik terjadi dengan sendirinya maupun melalui rekayasa, hukumnya halal dan suci.

Keempat, produk makanan hasil fermentasi susu berbentuk pasta/padat yang mengandung alkohol/etanol adalah halal, selama dalam prosesnya tidak menggunakan bahan haram dan apabila secara medis tidak membahayakan.

Kelima, produk makanan yang ditambahkan khamr adalah haram.

Berdasarkan ketentuan di atas, MUI menawarkan beberapa rekomendasi :

Pertama, masyarakat dihimbau untuk memilih makanan dan minuman yang suci dan halal serta menghindari penggunaan produk makanan dan minuman yang haram dan najis, serta yang menggunakan bahan yang tidak jelas kehalalan serta kesuciannya.

Kedua, pelaku usaha diminta menjadikan fatwa ini sebagai pedoman untuk memastikan kesucian dan kehalalan makanan dan minuman yang diproduksi dan diperjualbelikan kepada umat Islam.

Dan terakhir, pihak otoritas menjadikan fatwa ini sebagaai pedoman dalam menjalankan proses sertifikasi halal terhadap produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika.

Sumber: MUI.or.id

Ragam

Terkini

Mertua almarhumah Vanessa Angel sekaligus ayah dari Fujianti Utami, Haji Faisal dilirik oleh Partai Amanat Nasional (PAN)

Entertainment | 14:47 WIB

Aktor Ezra Miller kini tengah ramai menjadi bahan perbincangan publik lantaran dirinya kembali terlibat skandal

Entertainment | 14:42 WIB

Lucinta Luna telah memamerkan wajah baru setelah menjalani serangkaian operasi plastik

Entertainment | 14:37 WIB

Pengadilan Agama Cikarang telah resmi mengajukan gugatan cerai yang dilayangkan oleh Nathalie Holscher ke Pengadilan Agama Cikarang

Entertainment | 14:19 WIB

Lucinta Luna membagikan potret terbarunya setelah menjalani operasi

Entertainment | 14:10 WIB

Menurut kuasa hukum Sule, Bahyuni Zaili, Nathalie Holscher mendapat ....

Entertainment | 14:02 WIB

Verrel Bramasta baru-baru ini menjadi host dalam sebuah acara baru berjudul Boyd Don't Cry

Entertainment | 13:51 WIB

Lesti Kejora mengutarakan rasa cintanya kepada Rizky Billar

Entertainment | 13:35 WIB

Jessica Iskandar mengutarakan masalahnya kepada Gus Samsudin yang santer dengan ilmu mistiknya

Entertainment | 13:24 WIB

Edy Purwadi mengaku mengagumi Jokowi hingga ingin memberikan hadiah mutira melo oranye

Ragam | 13:19 WIB

Haji Faisal bakal jadi Caleg di antara Jakarta Pusat atau Jakarta Barat.

Entertainment | 12:55 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte terbukti melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP)

Ragam | 12:24 WIB

Haji Faisal dikabarkan menerima pinangan salah satu partai politik untuk menjadi calon legislatif

Entertainment | 11:50 WIB

Sandiaga Uno menyampaikan alasan mengapa banyak pria tidak berani untuk mendekati Prilly Latuconsina.

Entertainment | 11:31 WIB

Zulkifli Hasan menegaskan harga mi instan tidak akan mengalami kenaikan tiga kali lipat seperti yang diberitakan.

Ragam | 11:24 WIB
Tampilkan lebih banyak