Usul Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti: Wacana Cuti Ayah di RUU KIA, Diganti Work From Home

Dengan konsep WFH, produktivitas tak terganggu, serta suami tetap dapat menjaga istrinya dengan baik

Benu Khalid
Rabu, 22 Juni 2022 | 12:45 WIB
Usul Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti: Wacana Cuti Ayah di RUU KIA, Diganti Work From Home
Instagram/@dpdri

Selebtek.suara.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, merespon munculnya RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) yang mengatur pasal cuti ayah selama 40 hari serta cuti melahirkan selama enam bulan.

LaNyalla merekomendasikan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk mengganti wacana itu. Menurutnya, WFH lebih efektif dan saling menguntungkan.

"Dengan konsep WFH, produktivitas tak terganggu dan di sisi lain, suami tetap dapat menjaga istrinya dengan baik," kata LaNyalla di Yogyakarta (DIY), Selasa (21/6/2022), dikutip dari laman Instagram @dpdri.

Senator asal Jawa Timur itu menilai perlu kajian yang lebih mendalam dan komprehensif untuk wacana cuti panjang tersebut.

"Perlu dipandang dari sisi ekonomi, efisiensi, manajemen perusahaan dan aspek-aspek lainnya seperti sosial dan kultural," tutur LaNyalla.

Menurut LaNyalla, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di berbagai aspek harus terus digenjot. Apalagi, di tengah adaptasi teknologi.

"Saya khawatir cuti yang terlalu banyak malah menurunkan kualitas SDM karena akan masuk pada habit yang berbeda dari iklim kerja," ujar LaNyalla.

LaNyalla juga khawatir wacana cuti yang panjang akan menjadi bumerang bagi bonus demografi yang akan dihadapi.

"Keberatan perusahaan dengan kewajiban penerapan aturan-aturan yang kurang memicu produktivitas iklim dunia kerja dan dunia usaha dapat mengalihkan serapan tenaga kerja," papar LaNyalla.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, LaNyalla menilai para pengusaha bisa saja merekrut tenaga kerja asing yang lebih mumpuni dan siap kerja penuh waktu.

"Cuti yang panjang dikhawatirkan malah menurunkan kinerja seorang pegawai. Di sisi lain memberatkan perusahaan atas kewajiban tersebut, terutama perusahaan level menengah ke bawah, karena harus mengeluarkan biaya ekstra atau double," urai LaNyalla.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) keberatan soal suami berhak mendapatkan cuti mendampingi istri melahirkan maksimal selama 40 hari dalam Rancangan Undang-undang tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak atau RUU KIA. (*)

Ragam

Terkini

Dukun tersebut kesal karena Pesulap Merah menyebut tidak ada dukun anti tembak

Entertainment | 20:45 WIB

Nathalie Holscher dinyatakan resmi bercerai dari Sule

Entertainment | 19:24 WIB

Riesca Rose Dipertemukan dengan Nathalie Holscher dalam program televisi Rumpi yang dipandu oleh Fenny Rose.

Entertainment | 18:47 WIB

tiket.com tengah rayakan momentum bersejarah, yaitu ulang tahun yang ke-11

Lifestyle | 18:00 WIB

Komnas HAM fokus pada fair trial atau hak atas peradilan yang jujur

Ragam | 17:44 WIB

Marchel Radival alias Pesulap Merah memang kerap membongkar trik-trik curang para dukun.

Entertainment | 17:40 WIB

Para pemain akan diajak masuk ke dalam Corouland, sebuah tempat di Other World

Tekno | 17:32 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte turut mengomentari kasus pembunuhan Brigadir J

Ragam | 17:02 WIB

Kamaruddin membuat status pada akun Facebook pribadinya setelah pihak kepolisian merilis kasus tersebut

Ragam | 16:31 WIB

Kurma, salah satu ikon Citayam Fashion Week (CFW) kini sering diundang ke berbagai podcast dan program YouTube.

Entertainment | 15:37 WIB

Hubungan Jonatha Frizzy dan Dhena Devanka kembali memanas.

Entertainment | 15:23 WIB

Anggota BLACKPINK memamerkan beberapa perubahan rambut yang menarik

Entertainment | 15:20 WIB

Deddy Corbuzier memberikan pernyataan yang mengejutkan ketika berbincang dengan pesulap merah alias Marchel Radhival.

Entertainment | 15:02 WIB

Sosok Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej kini tengah ramai menjadi perbincangan publik.

Ragam | 14:53 WIB

Mertua almarhumah Vanessa Angel sekaligus ayah dari Fujianti Utami, Haji Faisal dilirik oleh Partai Amanat Nasional (PAN)

Entertainment | 14:47 WIB
Tampilkan lebih banyak