Jokowi: Krisis Energi, Pangan, Keuangan Sudah Melanda Banyak Negara

Inilah yang harus betul-betul harus diantisipasi.

Benu Khalid
Selasa, 21 Juni 2022 | 08:34 WIB
Jokowi: Krisis Energi, Pangan, Keuangan Sudah Melanda Banyak Negara
Instagram/@jokowi

Selebtek.suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk mewaspadai situasi dunia yang tidak dalam kondisi normal serta mengantisipasi krisis pangan dan energi.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP), di Istana Negara, Jakarta, Kemarin (20/6/2022). 

Krisis energi, krisis pangan, krisis keuangan sudah mulai melanda beberapa negara. Ada kurang lebih 60 negara yang dalam proses menghadapi tekanan karena utang, sehingga menekan ekonominya, tidak ada devisa, dan masuk pada yang namanya krisis ekonomi, krisis keuangan negara itu," ujar Jokowi dikutip dari laman Setkab. 

"Contohnya satu, dua, tiga sudah mulai kelihatan dan diperkirakan nanti akan sampai ke angka tadi. Inilah yang harus betul-betul kita antisipasi,” tambah Jokowi.

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk terus menyampaikan perkembangan situasi global saat ini kepada masyarakat, termasuk krisis yang memicu kenaikan harga komoditas pangan dan energi.

“Sehingga rakyat tahu bahwa posisi kita ini kalau dibandingkan negara lain ini masih pada kondisi yang sangat baik,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk melakukan penghematan sekaligus mencegah ternyata terjadinya kebocoran pada dua sektor tersebut.

“Mana yang bisa diefisiensikan, mana yang bisa dihemat, kemudian mana kebocoran-kebocoran yang bisa dicegah, semuanya harus dilakukan posisi-posisi seperti ini,” ujarnya.

Presiden mencontohkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi yaitu Pertamina dan PLN harus melakukan efisiensi, tidak hanya bergantung dari subsidi pemerintah.

“Jadi terkait dengan krisis energi, baik itu yang namanya BBM, gas, solar, pertalite, pertamax, listrik, ini jangan sampai terlalu mengharapkan, utamanya Pertamina, terutama juga PLN, terlalu mengharapkan dan kelihatan sekali hanya mengharapkan subsidinya di Kementerian Keuangan. Mestinya di sana juga ada upaya-upaya efisiensi. Jadi dua-duanya berjalan,” ujarnya.

Kemudian, dalam jangka waktu pendek Kepala Negara juga meminta jajarannya untuk meningkatkan produksi sehingga tidak bergantung pada impor.

“Saya kira sumur-sumur minyak yang ada sekecil apapun agar didorong produksinya agar meningkat,” ujarnya.

Presiden pun menekankan kepada peserta SKP untuk menjaga agar harga komoditas pangan dan energi di masyarakat bawah tetap stabil dan terjangkau, termasuk minyak goreng.

“Saya tadi menanyakan Bapak Menko Marinves, tanya juga pagi tadi kepada Pak Mendag yang baru, masih minta waktu dua minggu sampai satu bulan agar merata. Saya kira secepatnya memang harus kita usahakan harga itu bisa tercapai agar terjangkau oleh masyarakat bawah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan subsidi kepada masyarakat dalam menghadapi peningkatan harga komoditas secara global saat ini.

“Walaupun beban fiskal kita berat, pemerintah sudah berkomitmen untuk terus memberikan subsidi kepada masyarakat bawah, baik yang berkaitan dengan BBM, pertalite, dan solar, yang berkaitan dengan gas dan listrik. Ini yang terus harus kita jaga,” ujarnya.

Untuk memberikan kelonggaran fiskal, Kepala Negara kembali menginstruksikan kepada kementerian/lembaga dan BUMN untuk melakukan belanja secara efisien.

“Saya minta kepada kementerian/lembaga dan BUMN, ini melakukan efisiensi belanja yang sebanyak-banyaknya agar pemerintah memiliki kelonggaran fiskal,” ujarnya. (*)

Ragam

Terkini

Ada kesamaan antara properti syuting yang terlihat di video klip "Forever 1" Girls' Generation dan logo ulang tahun ke-15 untuk taman hiburan 'Tokyo DisneySea'

Entertainment | 17:41 WIB

Perseteruan Pesulap Merah alias Marcel Radival dengan Gus Samsudin Jadad masih terus berlangsung.

Entertainment | 17:30 WIB

Kasus pencurian beberapa cokelat di sebuah Alfamart di kawasan BSD menarik perhaian publik.

Entertainment | 17:09 WIB

Paniel yang merupakan member BTOB dikabarkan akan hiatus untuk beberapa waktu ke depan.

Entertainment | 16:49 WIB

Ria Ricis dan Teuku Ryan telah dikaruniai anak pertama berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Cut Raifa Aramoana

Entertainment | 16:44 WIB

Lucinta Luna Belakangan ini terang-terangan mengungkapkan jika hasil operasi hidungnya hampir jebol.

Entertainment | 16:39 WIB

Pasangan Ria Ricis dan Teuku Ryan mulai memperbolehkan rekan-rekannya untuk bertamu ke rumah karena usia baby Moana sudah memasuki 3 minggu.

Entertainment | 16:34 WIB

Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumia disebut oleh anak-anak Tiktok memiliki kemiripan dengan Jeffri Nichol

Lifestyle | 16:11 WIB

Pihak Alfamart telah menunjuk Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum karyawannya

Entertainment | 16:07 WIB

Tebet Eco Park kembali dibuka hari ini oleh Pemprov DKI. Berikut tata cara masuknya.

Lifestyle | 16:06 WIB

Publik figur yang dikenal sebagai indigo tersebut bahkan harus minum obat seumur hidup atas vonis ini.

Entertainment | 15:14 WIB

PlayerUnknown's Battlegrounds Mobile alias PUBG Mobile menjadi salah satu game yang cukup banyak diminati.

Tekno | 15:07 WIB

Tengah ramai diperbincangkan bahwa lagu Joko Tingkir mendapat kecaman dari warga Lamongan, terutama pemuka agama.

Entertainment | 14:55 WIB

Fairuz A Rafiq mengaku dirinya tipe orang yang mudah memaafkan kesalahan suami

Entertainment | 14:37 WIB

Sesuatu terjadi di Magelang hingga Ferdy Sambo memilih pulang menggunakan pesawat dan meninggalkan istrinya bersama Brigadir J

Ragam | 13:51 WIB
Tampilkan lebih banyak